Sejarah Kilogram

Dari Platinum hingga Fisika Kuantum

Coba Konverter Berat

Selama 130 tahun, definisi kilogram di dunia bergantung pada satu objek: silinder kecil paduan platinum-iridium yang terkunci di lemari besi di luar Paris. Setiap timbangan, setiap pengukuran berat, setiap kilogram di Bumi pada akhirnya dibandingkan dengan satu artefak ini. Kemudian, pada 2019, semuanya berubah.

Kisah kilogram adalah perjalanan luar biasa melalui sejarah pengukuran—dari kekacauan Prancis pra-revolusi hingga garis depan fisika kuantum.

Sebelum Kilogram: Kekacauan Pengukuran

Sebelum sistem metrik, pengukuran berat adalah mimpi buruk. Setiap kota, setiap perdagangan, dan setiap negara memiliki standar sendiri. Satu "pon" di Paris tidak sama dengan pon di Lyon. Pedagang menghadapi kebingungan terus-menerus, dan peluang penipuan merajalela.

Revolusi Prancis, dengan cita-cita kesetaraan dan rasionalitasnya, memberikan kesempatan sempurna untuk reformasi. Pada tahun 1790, Majelis Nasional menugaskan Akademi Ilmu Pengetahuan Prancis untuk menciptakan sistem pengukuran universal berdasarkan alam, bukan dekrit kerajaan atau kebiasaan lokal.

Kelahiran Kilogram (1795-1799)

Sistem baru membutuhkan satuan massa. Para ilmuwan memutuskan bahwa itu harus berupa massa satu desimeter kubik (satu liter) air pada suhu terpadatnya (sekitar 4°C). Mereka menyebut satuan ini "grave," kemudian diganti nama menjadi "kilogramme."

Tetapi air tidak praktis sebagai standar—Anda tidak bisa mengirim satu liter air ke seluruh dunia dan mengharapkannya tetap sama. Jadi pada tahun 1799, artefak fisik dibuat: silinder platinum murni yang cocok dengan massa satu liter air seakurat mungkin. Ini menjadi standar kilogram resmi pertama.

The kilogram is the unit of mass; it is equal to the mass of the international prototype of the kilogram.

Bureau International des Poids et Mesures, definition from 1889 to 2019

Prototipe Kilogram Internasional (1889)

Seiring sistem metrik menyebar secara global, negara-negara membutuhkan standar bersama. Pada tahun 1889, Biro Internasional untuk Berat dan Ukuran (BIPM) menciptakan Prototipe Kilogram Internasional (IPK)—silinder 90% platinum dan 10% iridium, dengan diameter dan tinggi sekitar 39 milimeter.

IPK disimpan di lemari besi dengan iklim terkontrol di markas besar BIPM di Sèvres, Prancis, di bawah tiga penutup kaca bersusun. Empat puluh salinan didistribusikan ke negara-negara di seluruh dunia sebagai standar nasional. Dan selama 130 tahun, menurut definisi, silinder ini ADALAH satu kilogram—bukan kira-kira, tetapi persis.

Masalah dengan Standar Fisik

Tetapi ada masalah. Ketika para ilmuwan secara berkala membandingkan salinan nasional dengan IPK, mereka menemukan bahwa salinan-salinan itu telah bergeser massanya relatif terhadap satu sama lain—sekitar 50 mikrogram selama satu abad. Apakah IPK bertambah massa (dari kontaminasi) sementara salinan tetap konstan? Apakah salinan yang berubah? Tidak ada cara untuk mengetahuinya karena IPK adalah definisi itu sendiri.

Revolusi 2019: Definisi Konstanta Planck

Para ilmuwan sudah lama ingin mendefinisikan ulang kilogram dalam bentuk konstanta fundamental alam—nilai yang tidak berubah seiring waktu. Setelah beberapa dekade eksperimen presisi, mereka berhasil.

Pada 20 Mei 2019, kilogram didefinisikan ulang berdasarkan konstanta Planck (h), nilai fundamental dalam mekanika kuantum. Definisi tersebut sekarang menetapkan konstanta Planck persis pada:

h = 6,62607015 × 10⁻³⁴ joule-detik

Melalui hubungan antara massa, energi, dan konstanta Planck, ini mendefinisikan kilogram dalam bentuk konstanta alam yang tidak berubah. IPK masih disimpan di Paris, tetapi sekarang hanyalah pemberat 1 kilogram yang sangat presisi, bukan kilogram ITU.

Garis Waktu Peristiwa Penting

TahunPeristiwaSignifikansi
1790Akademi Prancis mulai mengerjakan sistem metrikFondasi pengukuran modern
1795Kilogram didefinisikan sebagai massa 1L airDefinisi pertama
1799Standar kilogram platinum dibuatArtefak fisik pertama
1875Konvensi Meter ditandatanganiKerja sama pengukuran internasional
1889IPK menjadi standar duniaSilinder platinum-iridium
1901Perbedaan massa vs berat diklarifikasiPresisi ilmiah
2011Pekerjaan redefinisi disetujuiPendekatan konstanta Planck dipilih
2019Definisi baru berlakuBerdasarkan konstanta fundamental

Mengapa Ini Penting

Definisi baru mungkin tampak seperti urusan akademis, tetapi memiliki implikasi praktis:

  • Stabilitas: Definisi tidak pernah bisa bergeser atau berubah seiring waktu
  • Reprodusibilitas: Laboratorium mana pun secara teoritis dapat merealisasikan kilogram, bukan hanya BIPM
  • Presisi: Seiring teknologi pengukuran membaik, kilogram dapat direalisasikan lebih presisi tanpa mengubah definisi
  • Kemandirian: Tidak ada satu artefak pun yang mengendalikan pengukuran dunia

Kilogram adalah satuan SI terakhir yang didefinisikan oleh artefak fisik. Sekarang ketujuh satuan dasar didefinisikan oleh konstanta fundamental—sebuah kemenangan ilmu presisi.

Kesimpulan

Dari satu liter air di Prancis revolusioner hingga mekanika kuantum konstanta Planck, sejarah kilogram mencerminkan pencarian manusia untuk presisi yang semakin besar. Redefinisi 2019 memastikan bahwa generasi mendatang tidak akan bergantung pada satu silinder logam di lemari besi Paris tetapi pada konstanta alam yang tidak berubah itu sendiri.

Artikel Terkait

Sejarah Kilogram: Dari Platinum hingga Fisika Kuantum | YounitConverter