Resistivitas Listrik
Tentang Konversi Resistivitas Listrik
Resistivitas listrik (hambatan jenis) mengukur oposisi inheren material terhadap aliran arus—hambatan yang dinormalisasi berdasarkan geometri. Ini adalah properti material, independen dari dimensi sampel. Sementara hambatan bergantung pada ukuran dan bentuk objek, resistivitas tetap konstan untuk material tertentu dalam kondisi tetap. Perbedaan ini krusial: kawat tembaga panjang tipis memiliki hambatan lebih tinggi dari yang pendek tebal, tetapi keduanya memiliki resistivitas identik karena mereka material yang sama. Resistivitas memungkinkan perbandingan langsung properti listrik material terlepas dari geometri sampel.
Satuan SI adalah ohm meter (Ω·m). Resistivitas mencakup rentang sangat luas: dari 10⁻⁸ Ω·m untuk logam hingga 10¹⁶ Ω·m untuk isolator yang baik—lebih dari 24 orde magnitudo, salah satu rentang properti terluas dalam fisika. Suhu secara signifikan mempengaruhi resistivitas: logam meningkatkan resistivitas saat suhu naik (karena getaran kisi meningkat), sementara semikonduktor biasanya menurun (lebih banyak pembawa muatan tereksitasi secara termal). Ini adalah kebalikan dari konduktivitas dan penting untuk teknik listrik, ilmu material, dan desain perangkat semikonduktor.
Konverter kami menangani semua satuan resistivitas listrik standar yang digunakan dalam sizing kawat, karakterisasi material, dan desain elektronik.
Konversi Resistivitas Listrik Umum
| Dari | Ke | Kalikan Dengan |
|---|---|---|
| Ω·m | Ω·cm | 100 |
| Ω·cm | Ω·m | 0,01 |
| Ω·m | μΩ·cm | 10⁸ |
| μΩ·cm | Ω·m | 10⁻⁸ |
| Ω·m | nΩ·m | 10⁹ |
| Ω·cm | μΩ·cm | 10⁶ |
| Ω·m | Ω·mm²/m | 10⁶ |
| Ω·mm²/m | Ω·m | 10⁻⁶ |
| μΩ·cm | Ω·mm²/m | 10 |
Referensi Satuan Resistivitas Listrik
Ohm meter (Ω·m) – Satuan SI untuk resistivitas, mewakili hambatan kubus 1-meter yang diukur antara sisi yang berhadapan. Meskipun secara matematis benar, Ω·m memberikan angka yang tidak nyaman kecil untuk logam (tembaga adalah 1,68 × 10⁻⁸ Ω·m), jadi aplikasi praktis sering menggunakan satuan turunan. Hubungan R = ρL/A menghubungkan resistivitas ke hambatan fisik, di mana L adalah panjang dan A adalah luas penampang.
Ohm sentimeter (Ω·cm) – Satuan dominan dalam spesifikasi industri semikonduktor. 1 Ω·cm = 0,01 Ω·m. Resistivitas wafer silikon hampir selalu dikutip dalam Ω·cm, berkisar dari 0,001 Ω·cm (sangat didoping) hingga 10.000 Ω·cm (kemurnian tinggi intrinsik). Spesifikasi germanium juga menggunakan Ω·cm. Skala sentimeter cocok dengan dimensi wafer tipikal.
Mikroohm sentimeter (μΩ·cm) – Satuan praktis untuk konduktor logam di mana resistivitas sangat rendah. Tembaga ≈ 1,68 μΩ·cm; perak ≈ 1,59 μΩ·cm; aluminium ≈ 2,65 μΩ·cm; emas ≈ 2,44 μΩ·cm. 1 μΩ·cm = 10⁻⁸ Ω·m = 10⁻⁶ Ω·cm. Tabel kawat dan spesifikasi konduktor biasanya menggunakan satuan ini.
Ohm milimeter persegi per meter (Ω·mm²/m) – Satuan industri kawat standar, langsung berhubungan dengan perhitungan gauge kawat. Secara numerik sama dengan μΩ·cm × 10 (jadi tembaga ≈ 17,2 Ω·mm²/m). Nyaman karena penampang kawat biasanya ditentukan dalam mm² dan panjang dalam meter. Langsung memberikan hambatan: R = ρ × L, di mana L dalam meter dan ρ dalam Ω·mm²/m, menghasilkan R dalam ohm untuk kawat 1 mm².
Nanoohm meter (nΩ·m) – 10⁻⁹ Ω·m. Kadang digunakan untuk logam untuk menghindari notasi ilmiah. Tembaga ≈ 16,8 nΩ·m. Kurang umum dari μΩ·cm tetapi kadang terlihat dalam literatur fisika.